<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>P®Ødhèm Vî®è 119</title>
	<atom:link href="http://nenkmey.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nenkmey.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Jun 2007 17:52:57 +0000</lastBuildDate>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nenkmey.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>P®Ødhèm Vî®è 119</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nenkmey.wordpress.com/osd.xml" title="P®Ødhèm Vî®è 119" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nenkmey.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Termasuk dosa besar, durhaka kepada kedua orang tua</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/termasuk-dosa-besar-durhaka-kepada-kedua-orang-tua/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/termasuk-dosa-besar-durhaka-kepada-kedua-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2007 17:37:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/termasuk-dosa-besar-durhaka-kepada-kedua-orang-tua/</guid>
		<description><![CDATA[Durhaka kepada orang tua merupakan dosa besar. Dan sebaliknya, berbakti kepada orang tua merupakan amalan utama yang pahalanya besar. Berikut uraian Imam Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair Durhaka kepada orang tua merupakan dosa besar. Dan sebaliknya, berbakti kepada orang tua merupakan amalan utama yang pahalanya besar. Berikut uraian Imam Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair Allah ta’ala berfirman “Dan Tuhanmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=31&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Durhaka kepada orang tua merupakan dosa besar. Dan sebaliknya, berbakti kepada orang tua merupakan amalan utama yang pahalanya besar. Berikut uraian Imam Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair<br />
<span id="more-31"></span><br />
Durhaka kepada orang tua merupakan dosa besar. Dan sebaliknya, berbakti kepada orang tua merupakan amalan utama yang pahalanya besar. Berikut uraian Imam Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair<br />
Allah ta’ala berfirman<br />
<a href='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/1.jpg' title='1.jpg'><img src='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/1.jpg?w=450' alt='1.jpg' /></a><br />
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.” (Al-Isra&#8217;: 23) </p>
<p>Berbuat baik kepada kedua orang tuamu artinya, memberikan bakti dan kasih sayang kepada keduanya.</p>
<p><a href='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/2.jpg' title='2.jpg'><img src='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/2.jpg?w=450' alt='2.jpg' /></a><br />
“Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ (AI-Isra&#8217;: 23) </p>
<p>Jangan mengatakan “ah” artinya, janganlah berkata-kata kasar kepada keduanya jika mereka telah tua dan lanjut usia. Selain itu, wajib bagimu untuk memberikan pengabdian (berbakti) kepada mereka sebagaimana mereka berdua telah memberikan pengabdian kepadamu. Sesungguhnya, pengabdian orang tua kepada anaknya adalah lebih tinggi dari pada pengabdian anak kepada orang tuanya. Bagaimana mungkin kedua pengabdian itu bisa disamakan? ketika kedua orang tuamu menahan segala derita mengharapkan agar kamu bisa hidup, sedangkan jika kamu menahan derita karena kedua orang tuamu, kamu mengharapkan kematian mereka </p>
<p>Allah melanjutkan firman-Nya,<br />
<a href='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/3.jpg' title='3.jpg'><img src='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/3.jpg?w=450' alt='3.jpg' /></a><br />
&#8230;Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (Al-Isra&#8217;: 23) </p>
<p>Yakni ucapan yang lemah lembut.<br />
<a href='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/4.jpg' title='4.jpg'><img src='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/4.jpg?w=450' alt='4.jpg' /></a><br />
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil’ (AI-Isra&#8217;:24) </p>
<p>Allah Ta&#8217;ala berfirman,</p>
<p><a href='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/5.jpg' title='5.jpg'><img src='http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/5.jpg?w=450' alt='5.jpg' /></a><br />
“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah engkau akan kembali (Luqman: 14) </p>
<p>Perhatikanlah -semoga Allah merahmatimu- bagaimana Allah mengaitkan rasa syukur kepada kedua orang tua dengan syukur kepada-Nya. </p>
<p>Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Ada tiga ayat yang diturunkan dan dikaitkan dengan tiga hal, tidak diterima salah satunya jika tidak dengan yang dikaitkannya: </p>
<p>1. Firman Allah Ta&#8217;ala, `Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul&#8217;. Maka barangsiapa taat kepada Allah namun tidak taat kepada Rasul, ketaatannya tidak diterima. </p>
<p>2. Firman Allah Ta&#8217;ala, `Dan dirikanlah shalat serta tunaikan zakat&#8217;. Maka barangsiapa melakukan shalat namun tidak mengeluarkan zakat, tidaklah diterima. </p>
<p>3. Firman Allah Ta&#8217;ala, Agar kamu bersyukur kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.&#8217; Barangsiapa bersyukur kepada Allah namun tidak bersyukur kepada kedua orang tua, tentu saja tidak diterima hal itu. Oleh karena itulah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Keridhaan Allah ada di dalam keridhaan kedua orang tua dan kemurkaan Allah ada pada kemurkaan kedua orang tua. (Diriwayatkan Tirmidzi dari hadits Abdullah bin Amr, hadits ini diperkuat oleh hadits Abu Hurairah). </p>
<p>Dalam sebuah hadits disebutkan, Seseorang datang kepada Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam meminta izin untuk jihad. Kemudian Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bertanya, Apakah bapak ibumu masih hidup ? orang itu menjawab, Ya maka kata Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. Hendaklah kamu berbakti kepada keduanya [HR. Bukhari, Muslim) </p>
<p>Lihatlah bagaimana berbuat baik dan memberikan pelayanan kepada kedua orang tua lebih diutamakan daripada jihad? </p>
<p>Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Maukah aku beritahu kalian tentang dosa besar yang paling besar? Yakni menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua&#8221; </p>
<p>Lihatlah bagaimana Allah mengaitkan antara menyakiti kedua orang tua, tidak adanya bakti kepada mereka dengan dosa syirik kepadaNya. </p>
<p>Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim juga, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Tidak akan masuk surga orang yang durhaka (kepada kedua orang tua, orang yang menyebut-nyebut kebaikannya, dan yang kecanduan khamr&#8221; </p>
<p>Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Jika Allah mengetahui sesuatu yang lebih hina dari ah&#8217; niscaya Allah akan melarangnya. Maka berbuatlah orang yang durhaka (kepada orang tua) semaunya, pastilah ia tidak akan masuk surga. Dan berbuatlah orang yang berbakti kepada orang tua semaunya, tidaklah ia masuk neraka&#8221; </p>
<p>Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Allah melaknat orang yang durhaka kepada orang tua, Beliau bersabda lagi, Allah melaknat orang orang yang mencaci bapaknya. Allah melaknat orang yang mencaci ibunya. (Diriwayatkan lbnu Hibban dalam shahihnya dari hadits Ibnu Abbas). Beliau bersabda, Semua dosa ditunda (siksanya) oleh Allah semau-Nya hingga hari Kiamat kecuali durhaka kepada orang tua. Sesungguhnya dosa durhaka disegerakan (siksanya) bagi pelakunya&#8221; (Diriwayatkan Hakim dari hadits Abu Bakar dengan sanad yang baik). </p>
<p>Yakni hukumannya di dunia sebelum hari Kiamat. </p>
<p>Ka&#8217;abul Ahbar Rahimahullah berkata, &#8220;Sesungguhnya Allah menyegerakan kehancuran bagi seorang hamba jika ia durhaka kepada orang tuanya. Kehancuran itu merupakan siksaan baginya. Dan sesungguhnya Allah menambah umur orang yang berbakti kepada orang tua agar bertambah pengabdian dan kebaikannya kepada mereka&#8221; </p>
<p>Di antara bentuk pengabdian adalah memberi nafkah kepada mereka di saat mereka membutuhkan. Seseorang datang kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan berkata, Wahai Rasulullah, ayahku ingin merampas hartaku. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Kamu dan hartamu untuk bapakmu&#8221; </p>
<p>Ka&#8217;abul Ahbar ditanya tentang durhaka kepada orang tua, Apakah !tu? la menjawab, &#8220;Yaitu jika ayah atau ibunya menyumpahinya, ia tidak mempedulikannya. Jika mereka menyuruhnya, ia tidak mentaatinya. Jika meminta sesuatu kepadanya, ia tidak memberinya. Dan jika diberi amanat, ia mengkhianatinya&#8221; </p>
<p>lbnu Abbas radhiyallahu anhuma ditanya tentang Ashabul-A’raf. Ia menjawab, Adapun A&#8217;raf, ia adalah sebuah gunung di antara surga dan neraka. Dikatakan A’raf karena ia lebih tinggi daripada surga dan neraka. Di sana terdapat pepohonan, buah-buahan, sungai, dan mata air. Adapun orang-orang yang menempatinya, mereka yang dulunya pergi berjihad tanpa izin dari ayah dan ibu mereka. Kemudian mereka terbunuh dalam jihad itu dan kesertaannya dalam perang itu menghalanginya dari siksa neraka. Sedangkan kedurhakaan kepada orang tua menghalanginya untuk masuk surga. Maka mereka bertempat di Araf tersebut hingga Allah memutuskan urusan mereka. </p>
<p>Dalam kedua kitab Shahih diriwayatkan, &#8220;Seseorang datang kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan bertanya, Wahai Rasulullah, siapakah yang berhak mendapatkan perlakuan baik? Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, Ibumu. Beliau bertanya, Kemudian siapa? Rasulullah menjawab, Ibumu la bertanya lagi, Kemudian siapa lagi? la menjawab, ibumu. la bertanya lagi, kemudian siapa? Beliau menjawab, &#8216;Ayahmu. Kemudian yang paling dekat dan yang paling dekat </p>
<p>Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam mengulangi kewajiban berbakti kepada seorang ibu hingga tiga kali sedangkan berbakti kepada ayah satu kali. Hal itu disebabkan karena derita yang dialami seorang ibu lebih besar dari pada yang dialami seorang ayah dan kasih sayang yang diberikannya juga lebih besar daripada ayah. Belum lagi kalau dibandingkan dengan beratnya mengandung, kontraksi, melahirkan, menyusui, dan berjaga malam. </p>
<p>Ibnu Umar Radhiyallahu Anhuma melihat seseorang seseorang sedang memanggul ibunya dengan lehernya sambil mengelilingi Ka&#8217;bah. Orang itu bertanya, &#8220;Hai Ibnu Umar, apakah dengan demikian berarti aku telah membalasnya?&#8221; Ibnu Umar menjawab, &#8220;Belum sedikit pun kamu membalasnya, namun kamu telah berbuat baik kepadanya. Dan Allah akan membalas atas sedikit kebaikanmu dengan balasan yang banyak&#8221; </p>
<p>Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Ada empat orang yang Allah harus tidak memasukkan mereka ke dalam surga dan tidak mereka mencicipi kenikmatannya: orang yang kecanduan terhadap khamr, pemakan riba, orang yang memakan harta anak yatim secara dzalim, dan orang yang durhaka kepada kedua orang tua kecuali jika mereka telah bertaubat&#8221; (Diriwayatkan Hakim dengan sanad shahih, namun AI-Mundziri mengatakan bahwa pada sanad hadits ini terhadap Ibrahim bin Khaitsam yang haditsnya matruk, tertinggal dan tidak diakui). </p>
<p>Seseorang datang kepada Abu Darda&#8217; Radhiyallahu Anhu dan berkata, Hai Abu Darda&#8217;, sesungguhnya aku menikahi seorang wanita dan ibuku menyuruhku untuk menceraikannya. Abu Darda&#8217; berkata, Aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda. &#8220;Orang tua adalah pintu tengahnya surga, jika kamu mau, hilangkan saja pintu atau jagalah&#8221;. </p>
<p>Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Ada tiga doa yang terkabulkan dan tidak ada keraguan padanya: doa orang yang didzalimi, doa orang yang bepergian, dan doa tidak baik orang tua terhadap anaknya&#8221;(Diriwayatkan Tirmidzi, Abu Dawud, dan Thabrani). </p>
<p>Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Seorang bibi berkedudukan sama dengan ibu. Maksudnya dalam rangka rasa bakti, kebajikan, kemuliaan, hubungan, dan kebaikan. (Diriwayatkan Tirmidzi dan menilainya sebagai hadits shahih). </p>
<p>Dari Amr bin Murrah Al-Juhani berkata, Seseorang datang kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan bertanya, &#8220;Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu jika aku melaksanakan shalat lima (waktu), aku berpuasa Ramadhan, menunaikan zakat, berhaji<br />
ke Baitullah. Maka apa yang aku dapatkan?&#8221; Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, &#8220;Barangsiapa melakukan hal itu ia bersama para nabi, orang-orang jujur, para syuhada, dan orang-orang shalih. Kecuali jika ia durhaka kepada orang tuanya&#8221; (Diriwayatkan Ahmad dan Thabrani). </p>
<p>Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Allah melaknat kepada orang yang durhaka kepada orang tuanya&#8221; </p>
<p>Juga diceritakan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwa beliau bersabda, &#8220;Pada malam ketika aku diisra’ kan aku melihat beberapa kaum yang bergelantungan pada dahan-dahan dari api. Aku bertanya, Wahai Jibril, siapakah mereka itu?&#8221; Jibril menjawab, &#8220;Mereka adalah orang-orang yang mencaci ayah dan ibu mereka di dunia&#8221; </p>
<p>Diriwayatkan bahwa barangsiapa mencaci kedua orang tuanya akan didatangkan kepadanya di dalam kuburan bara dari api sejumlah setiap titik air yang turun dari langit ke bumi. Juga diriwayatkan bahwa jika seseorang durhaka kepada orang tuanya. Nanti setelah dikubur, ia akan dihimpit kuburan itu hingga tulang-tulang rusuknya berhimpit. </p>
<p>Yang paling keras siksanya pada hari Kiamat nanti tiga orang: Musyrik, pezina, dan yang durhaka kepada orang tua. </p>
<p>Seorang laki-laki dan perempuan datang kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, mereka bertengkar tentang permasalahan anak mereka. Yang laki-laki berkata, Wahai Rasulullah, anakku ini keluar dari tulang rusukku. Yang perempuan berkata, Wahai Rasulullah, ia membawanya dengan ringan dan meletakkannya secara menyenangkan, sedangkan aku mengandungnya susah dan melahirkannya pun susah, aku juga menyusuinya dua tahun penuh. Akhirnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam memutuskan anak itu untuk ibunya. </p>
<p>Nasihat<br />
Wahai yang mengabaikan hak-hak mulia ini, yang enggan berbakti kepada kedua orang tua bahkan durhaka kepada mereka. Wahai orang yang lupa akan kewajibannya, yang lalai kepada apa yang ada di depannya. Berbakti kepada kedua orang tua bagimu adalah agama, Anda menerlantarkan kewajiban ini dan mengekor kepada syahwat, menurut dugaanmu kamu mencari surga, padahal surga itu ada di bawah telapak kaki ibumu. la mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan yang terasa sembilan tahun. la menderita saat melahirkanmu, suatu penderitaan yang memilukan hati dan menyusuimu.<br />
Demi kamu ngantuknya ditahan, dengan tangan kanannya ia membersihkanmu dari kotoran dan mara bahaya. la lebih mengutamakanmu dalam hal makanan. la menggunakan pangkuannya menjadi tempat landasanmu, memberikanmu kebaikan dan pertolongan. Jika sakit atau kepedihan menimpamu, ia menumpahkan rasa sayangnya secara habis-habisan. Kegelisahannya karenamu dan kegundahannya terus menemaninya,<br />
jika demlakan harta miliknya untuk mengobatimu ke dokter. Jika ia diberi pilihan antara hidupmu dan kematiannya, tentu ia akan memilih kehidupan bagimu dengan suaranya yang lantang. Inilah kasih sayang ibu. </p>
<p>Sudah berapa kali kamu memperlakukannya secara kasar? Namun tetap saja ia mendoakanmu dalam kebaikan baik secara rahasia atau terang-terangan. Tatkala ia menua dan membutuhkan sesuatu kepadamu, rasanya ia menjadi beban paling berat bagimu. Kamu kekenyangan sedangkan ia kelaparan, kamu hilang rasa dahaga sedangkan ia kering kehausan. Kamu memberikan segala kebaikan kepada keluarga dan anak-anakmu di saat kamu melupakannya. Terasa berat bagimu urusannya, padahal ia mudah. Terasa panjang usianya bagimu padahal ia pendek. Kamu mengusirnya, sedangkan dada penolong selainmu. Ini sikapmu sedang Tuhanmu telah melarangmu mengatakan &#8216;ah&#8217;. Allah mencacimu karena hak-haknya yang kamu abaikan dengan cercaan halus, bahwa -dalam dunia kamu akan dibalas dengan kedurhakaan anak-anakmu, sedang di dalam akhirat kamu dijauhkan dari Tuhan semesta alam. Allah memanggilmu dengan hina dan ancaman, Itulah (hasil) dari tanganmu (perbuatanmuj, dan sesungguhnya Allah tidak berlaku dzalim kepada hamba-hamba-Nya. (AI-Hajj: 10). </p>
<p>Bagi ibumu terdapat banyak hak atasmu. Apa yang banyak menurutmu sesungguhnya sangatlah kecil sudah berapa malam ia merasa memberatkanmu dan kamu mengadukan perihalnya dengan rintih dan keluh Jika kamu tahu betapa berat saat ia melahirkanmu karena berat beban itu hati terasa terbang melayang. Betapa sering ia menjagamu dari mara bahaya dengan tangan kanannya. Dan pangkuannya pun menjadi ranjangmu la mengorbankan jiwanya demi keluhanmu Dari susunya keluar minuman suci bagimu Betapa sering kamu menderita kelaparan dan dengan sepenuh tenaga la memberikan kasih sayangnya kepadamu di waktu kecilmu </p>
<p>Kasihan, mengapa orang cerdas mesti menuruti nafsunya Kasihan bagi yang buta hati sedangkan matanya melihat Berharaplah kamu terhadap semua doa-doanya karena terhadap apa yang didoakannya kamu membutuhkannya. </p>
<p>Dikisahkan bahwa terdapat seorang pemuda yang dikenal dengan nama Alqamah, ia banyak berusaha mewujudkan ketaatannya kepada Allah dalam shalat, puasa, dan sedekah. Lalu ia ditimpa penyakit hingga kondisinya sangat parah. Ia mengutus istrinya untuk menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Istrinya berkata, Suamiku, Alqamah sedang sekarat. Aku ingin memberitahukanmu wahai Rasulullah tentang keadaannya. Lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengutus Ammar dan Shuhaib serta Bilal sembari bersabda, Pergilah kepadanya dan ajari ia syahadat. Mereka pergi dan masuk ke tempatnya, mereka mendapatkannya telah sekarat. Para sahabat itu lalu mengajarinya mengucapkannya `la ilaha illallah&#8217; sementara lidahnya kelu dan tidak bisa mengucapkannya. Lalu para utusan itu mengirim seseorang menemui Rasulullah shallallahu Alaihi wa Sallam untuk memberitahukan kepada beliau bahwa lisannya tidak bisa mengucapkan kalimat syahadat. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bertanya, Apakah salah seorang dari kedua orang tuanya masih hidup? Utusan itu menjawab, Wahai Rasulullah, hanya ada seorang ibu yang sudah tua renta. Rasulullah mengutus sahabat tersebut untuk menemui ibunya, beliau berkata kepadanya, Katakan kepadanya, apakah ibu bisa berjalan menemui Rasulullah? Jika tidak bisa, tinggallah ibu di rumah hingga Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam datang kepadamu. Lalu utusan itu datang kepadanya dan mengatakan kepadanya apa yang dipesankan Rasulullah kepadanya. lbu itu berkata, Jiwaku untuk jiwanya sebagai tumbal, aku lebih berkewajiban untuk mendatanginya. lbu itu bersandar kepada sebuah tongkat dan berdiri dengan bantuan tongkat itu untuk datang menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau berkata kepadanya, Wahai Ibu Alqamah, berlaku jujurlah kepadaku, dan jika kamu berbohong, sebenamya telah datang wahyu dari Allah kepadaku. Bagaimana keadaan anakmu Alqamah? la berkata, Ya Rasulullah, ia banyak melaksanakan shalat, banyak puasa, dan bersedekah. Rasulullah bertanya, Lalu bagaimana dengan dirimu? la menjawab, Wahai Rasulullah, aku sedang marah kepadanya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bertanya, Mengapa begitu? la menjawab, Wahai Rasulullah, ia lebih mementingkan istrinya daripada aku dan ia durhaka kepadaku. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Sesungguhnya kemarahan ibu Alqamah menjadi penghalang bagi lisan Alqamah untuk mengucapkan syahadat. Beliau berkata lagi, Ya Bilal, pergi dan ambillah untukku kayu bakar yang banyak! Ibu itu bertanya, Wahai Rasulullah, apa yang akan engkau lakukan? Rasulullah menjawab, `Aku akan membakamya dengan api itu di hadapanmu. lbu itu berkata, Wahai Rasulullah, hatiku tidak tahan melihat anakku dibakar di hadapanku. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Wahai Ibu Alqamah, siksaan Allah lebih dahsyat dan lebih kekal. Jika kamu senang kalau Allah mengampuninya, ridhailah ia. Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, Alqamah tidak akan mendapatkan manfaat dengan shalatnya, puasanya, dan sedekahnya jika kamu masih marah kepadanya. la berkata, Wahai Rasulullah, aku mempersaksikan kepada Allah Ta&#8217;ala, para malaikat, dan semuanya, kaum Muslimin yang hadir bahwa aku kini telah ridha kepada anakku, Alqamah. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Pergilah wahai Bilal dan lihatlah apakah ia bisa mengucapkan la ilaha illallah atau tidak! Bilal pergi dan terdengar dari dalam rumah Alqamah mengucapkan la ilaha illallah. Bilal masuk dan berkata, Wahai semuanya, sesungguhnya kemarahan ibunya menghalanginya untuk mengucapkan syahadat dan keridhaannya membuat lisannya mampu mengucapkannya. Kemudian pada hari itu juga Alqamah meninggal, Rasulullah hadir dan memerintahkan untuk dimandikan, dikafani, dan dishalatkan. Beliau juga menghadiri pemakamannya, lalu beliau berdiri di bibir kuburannya dan bersabda, Wahai sekalian kaum Muhajirin dan Anshar, barangsiapa yang lebih mementingkan istrinya dibandingkan ibunya, maka ia mendapatkan laknat dari Allah, para malaikat, dan semua manusia. Allah tidak akan menerima pengganti atau penebus kecuali ia bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla dan berbuat baik kepadanya serta memohon keridhaannya. Karena keridhaan Allah ada pada keridhaannya dan murka Allah ada pada murkanya. </p>
<p>Kita memohon kepada Allah agar berkenan memelihara kita dengan keridhaan-Nya dan menjauhkan kita dari kemurkaannya. Sesungguhnya Allah Mahamulia dan Maha Dermawan. Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. </p>
<p>Diambil dengan beberapa pengurangan dari “Al-Kabair” karya Imam Adz-Dzahabi </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=31&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/termasuk-dosa-besar-durhaka-kepada-kedua-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islami Keseharian Kita</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/islami-keseharian-kita/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/islami-keseharian-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2007 17:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/islami-keseharian-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa Islami keseharian kita? Artikel ini memberikan hal-hal yang perlu kita renungkan dan kemudian diamalkan dalam keseharian kita. 1.Apakah anda setiap hari selalu shalat shubuh berjamaah di masjid ? (bagi ikhwan) 2.Apakah anda selalu menjaga shalat yang 5 waktu berjamaah di masjid ? (bagi ikhwan) 3.Apakah anda hari ini membaca Al-Qur’an? 4.Apakah anda rutin membaca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=30&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seberapa Islami keseharian kita? Artikel ini memberikan hal-hal yang perlu kita renungkan dan kemudian diamalkan dalam keseharian kita.<br />
<span id="more-30"></span><br />
1.Apakah anda setiap hari selalu shalat shubuh berjamaah di masjid ? (bagi ikhwan)</p>
<p>2.Apakah anda selalu menjaga shalat yang 5 waktu berjamaah di masjid ? (bagi ikhwan)</p>
<p>3.Apakah anda hari ini membaca Al-Qur’an?</p>
<p>4.Apakah anda rutin membaca dzikir setelah selesai melaksanakan shalat wajib?</p>
<p>5.Apakah anda selalu menjaga shalat sunnah rawatib sebelum dan sesudah shalat wajib?</p>
<p>6.Apakah anda hari ini khusyu’ dalam shalat, menghayati apa yang anda baca?</p>
<p>7.Apakah anda hari ini mengingat mati dan kubur?</p>
<p>8.Apakah anda hari ini mengingat hari kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya?</p>
<p>9.Apakah anda telah memohon kepada Allah sebanyak 3 kali agar dimasukkan ke dalam syurga?</p>
<p>10.Apakah anda telah meminta perlindungan kepada Allah sebanyak 3 kali agar diselamatkan dari api neraka? Karena: Barang siapa yang memohon syurga kepada Allah sebanyak 3 kali, Syurga berkata, Wahai Allah! Masukkanlah ia ke dalam syurga, dan barang siapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak 3 kali, Neraka berkata, Wahai Allah! Selamatkan ia dari api neraka. (Shahih Al-Jami’ No. 6151 Jilid 6)</p>
<p>11.Apakah anda hari ini membaca hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam?</p>
<p>12.Apakah anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik?</p>
<p>13.Apakah anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau?</p>
<p>14.Apakah anda hari ini menangis karena takut kepada Allah?</p>
<p>15.Apakah anda selalu membaca dzikir pagi dan sore hari?</p>
<p>16.Apakah anda hari ini telah memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang telah anda perbuat?</p>
<p>17.Apakah anda telah memohon kepada Allah dengan benar untuk mati syahid? Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa yang memohon kepada Allah dengan benar untuk mati syahid, maka Allah akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidurnya. (HR. Muslim)</p>
<p>18.Apakah anda telah berdo’a kepada Allah agar Ia menetapkan hati anda di atas agama-Nya?</p>
<p>19.Apakah anda telah mengambil kesempatan untuk berdo’a kepada Allah di waktu –waktu yang mustajab?</p>
<p>20.Apakah anda telah membeli buku-buku islam untuk memahami islam? (Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang diikuti oleh para sahabat Nabi, karena banyak juga buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justru merusak pemahaman Islam yang benar).</p>
<p>21.Apakah anda memintakan ampun kepada Allah untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah? Karena dengan mendo’akan mereka anda mendapat kebaikan pula. (Shahih Al-Jami’ No. 5902)</p>
<p>22.Apakah anda telah memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya atas nikmat Islam?</p>
<p>23.Apakah anda telah memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya?</p>
<p>24.Apakah hari ini anda telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan?</p>
<p>25.Apakah anda dapat menahan amarah yang disebabkan karena urusan pribadi dan berusaha untuk marah karena Allah semata?</p>
<p>26.Apakah anda telah berusaha untuk selalu menjauhkan diri dari sikap sombong dan membanggakan diri?</p>
<p>27.Apakah anda telah mengunjungi saudara –saudara seiman dan seagama (ikhlas karena Allah semata)?</p>
<p>28.Apakah anda telah berdakwah untuk keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang yang ada hubungannya dengan diri anda?</p>
<p>29.Apakah anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua?</p>
<p>30.Apakah anda selalu mengucapkan Innaa Lillaahi wa Innaa Ilaihi Raaji’uun – Sesungguhnya kami kepunyaan Allah dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya jika anda mendapat musibah dari Allah? Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Hendaklah masing-masing kalian melakukan istirja’ (mengucapkan Innaa Lillaahi wa Innaa Ilaihi Raaji’uun) pada setiap hal meskipun ketika tali sandalnya putus karena hal itu termasuk musibah. (Hadits hasan, lihat Shahih Al-Kalimut Thayyib No. 140)</p>
<p>31.Apakah anda hari ini mengucapkan do’a: Allahumma Innii A’uudzubika an Usyrikabika wa Anaa A’lam wa Astaghfiruka Limaa laa A’lam – Ya allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahui dan aku memohon ampunan-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui. (Shahih Al-Jami’ No. 3625). Barang siapa yang mengucapkannya maka Allah akan menjauhkan darinya dari syirik besar dan syirik kecil.</p>
<p>32.Apakah anda selalu berbuat baik kepada tetangga?</p>
<p>33.Apakah anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad dan dengki?</p>
<p>34.Apakah anda telah membersihkan lisan anda dari perkataan dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat kusir dan berbuat serta berkata yang tidak ada manfaatnya?</p>
<p>35.Apakah anda selalu takut kepada Allah dalam hal penghasilan, makanan, minuman dan pakaian?</p>
<p>36.Apakah anda selalu bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan?<br />
Akhi muslim, jawablah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan perbuatan nyata, agar engkau mendapat ridla Allah dan menjadi orang-orang yang beruntung di dunia dan di akherat, Insya Allah.</p>
<p>Sumber:<br />
-Zaadul Muslim Al-Yaumi , Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah.</p>
<p>-Al-Qabru ‘Adzaabuhu wa Na’iimuhu, Syaikh Husain Al-‘Awaisyah </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=30&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/islami-keseharian-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masa Depan Islam</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/masa-depan-islam/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/masa-depan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2007 17:26:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/masa-depan-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang kita bisa lihat setiap kali kita lebih dalam di diri kita, setiap kali hubungan kita dengan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;Ala semakin dekat, apakah yang kita bisa lihat? Kejelasan di atas kejelasan. Dalam surat-suratnya Shaykh Darqawi kerap menyampaikan bagaimana caranya berdekatan dengan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;Ala dengan cara meninggalkan nafs kita, beliau menerangkannya dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=29&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang kita bisa lihat setiap kali kita lebih dalam di diri kita, setiap kali hubungan kita dengan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;Ala semakin dekat, apakah yang kita bisa lihat?<br />
<span id="more-29"></span> Kejelasan di atas kejelasan. Dalam surat-suratnya Shaykh Darqawi kerap menyampaikan bagaimana caranya berdekatan dengan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;Ala dengan cara meninggalkan nafs kita, beliau menerangkannya dari berbagai sudut dan pendekatan   bak pendekatan ilmiah. Semua orang yang ingin memperdalam hal ini merujuk Shaykh Darqawi. Menurut saya bagi ummat sekarang tak ada yang bisa lebih gamblang lagi, Shaykh Darqawi mengatakan dengan uraian yang luar biasa, &#8220;Tanggalkan semuanya! Tinggalkan semuanya! Sirnalah! Menghilanglah! Jangan sampai kalian tempatkan diri kalian di atas kewajiban kalian!&#8221; Tanggalkan semuanya. Kemudian ia berkata, &#8220;Yang akan kalian lihat adalah keyakinan. Keyakinan. Keyakinan bak cahaya. Keyakinan pada &#8220;La haula wa la quwatta illa Billah.&#8221; Keyakinan semacam itu adalah hakikat kenyataan, bagaikan melihat seluruh alam dengan cara yang sangat berbeda. Segala sesuatu yang sebelumnya bak penjara diputar-balikkan, segala sesuatu yang tadinya rintangan menjadi solusi dan pintu yang terbuka lebar. Ingatlah, semakin besar kesulitan yang kita hadapi (yang sebenarnya cerminan diri kita sendiri) kita harus sadar bahwa semakin besar pulalah jalan yang terbuka. Saya akui ada beberapa keadaan kini yang benar-benar asing dalam sejarah Islam. Kita belum pernah hidup tanpa adanya khalifah. Tugas mengembalikan Khalifah memang nampak besar, namun seorang Mumin tahu bahwa beserta tugas yang besar, tersedia pula jalan yang besar. Dengan kata lain Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;Ala memberikan hadiah besar bagi generasi luar biasa sekarang ini, yaitu tugas menegakkan kembali Diinul-Islam di masa sekarang. Ini hanya untuk orang-orang yang luar biasa.</p>
<p>&#8220;Inna maa al-&#8217;Usri, Yusra&#8221; &#8211; beserta kesulitan ada kemudahan. Dan di dalam kesulitan ini, ada kemudahannya. Bagi kita di zaman ini ada jalan yang terbentang dan ada keuntungan besar, yang belum pernah dialami orang-orang sebelum kita. Bagi mereka yang hidup di saat semua sudah siap tersedia tentu saja ada keuntungan pula. Namun, apa yang akan terjadi adalah suatu yang luar biasa khusus bagi orang yang luar biasa. Begitulah seharusnya cara pandang kita terhadap urusan kita sekarang. Kejadian-kejadian akan beralir mudah, bak membalikkan halaman-halaman sebuah buku. Tak akan ada rintangan dalam membalikkan halaman-halaman itu namun rintangan berada di dalam kita sendiri, bagaimana kita membalikkan diri kita dan membuka kalbu kita sedemikian sehingga nampaklah buku itu ada di depan kita, dan kita tinggal membalikkan halaman-halamannya. Kesuiltannya tereletak dalam membalikkan diri kita, bukan sebelum itu, dengan kata lain, memang apa yang harus dikerjakan tangan kita banyak, namun jauh lebih sedikit dibanding apa yang harus dilakukan kalbu kita. Itulah sebabnya Shaykh Darqawi mengomentari perkara ini sebagai berikut, &#8220;Urusan kalbu membuat urusan anggota badan tak berarti. Apa yang anda dapat balikkan dengan kalbu dan apa yang dapat anda lakukan dengan kalbu membuat segala sesuatu yang dapat anda lakukan dengan anggota badan tak berarti.&#8221;</p>
<p>Maka, janganlah anda menjadi seseorang yang ketika menimbang apa yang ia bisa lakukan atau tidak, melihat diri dia sendiri dan berkata, &#8220;Apa yang saya punya? Apa yang saya tahu? Memangnya aku siapa?&#8221; Jika anda begitu, anda takkan bisa melakukan apa-apa, nol besar, janganlah waktu anda terbuang sia-sia, percayalah pada saya. Kedua tanganmu tak akan membawa anda melakukan apapun dan ke manapun. Tapi ada satu alat yang anda miliki, alat satu-satunya yang bisa membalikkan semuanya &#8211; tanpa kecuali! Hal-hal yang tak dapat diubah dengan tangan kita, walaupun secara berjamaah, dapat diubah dengan yang satu ini, yaitu kalbu anda.</p>
<p>Kalbu berkemampuan luar biasa, bisa membuat suatu yang besar dan raksasa menjadi suatu yang kecil mungil. Suatu yang kecil dan tak penting, menjadi agung dan besar. Yang jauh jadi dekat. Suatu yang rapat hingga menyempitkan bak penjara dan menghambat anda, dilempar balik atau jauh-jauh. Semua dapat anda lakukan dengan kalbu, anda takkan bisa melakukannya dengan kedua tangan anda. Inilah yang kita miliki. Inilah alat kita. Dengan inilah kita dapat maju. Dengan inilah semua akan jelas dan nampaklah apa yang harus kita kerjakan. Semua kejadian dan urusanmu akan terbuka dan terbentang dihadapanmu bagaikan hakikat keseharian anda &#8211; seperti nafasmu, dan pembukaan-pembukaan akan hadir dan terbentang di depanmu dengan cara yang tak ada keraguan di dalamnya sedikitpun. Anda akan tahu persis anda harus kemana. Semuanya akan hadir dengan jelas dan gamblang.</p>
<p>Ragu adalah sumber kekacauan kita. Sukses diraih dengan mengenali apa saja yang penting kita ubah, mengenal rintangan-rintangan di hadapan kita, yaitu raksasa-raksasa yang sebenarnya kita buat sendiri, seolah-olah ada kuasa menghalangi segala sesuatu yang berhubungan dengan Diinul-Islam. Kita harus memahami bahwa dalam setiap musuh dan raksasa kreasi kita sendiri, disanalah letak alat-alat kita untuk menggapai sukses dan kemenangan. Kita harus paham bahwa kita bisa membalikkan semua masalah besar menjadi solusi besar dengan sekejap mata, dan tahu bahwa segala kekurangan dan kelemahan kita bisa dibalikkan menjadi kelebihan dan kekuatan kita untuk maju. Tidaklah sulit melihat sisi mana yang dibutuhkan perjuangan Muslimin untuk langkah maju, dan sisi tersebut terkait dengan sistem ekonomi yang ada sekarang. Sistem ekonomi ini hampa! Apakahyang disebut sebut sebagai sistem ekonomi? Riba! Riba. Apakah riba itu? Riba pun hampa, namun telah menjadi agama dan menjadi tatanan hidup segenap manusia. Apa yang saya pernah katakan mengenai konstitusi? Konstitusi adalah hakikat diin (cara hidup) yang palsu, yang memaksa khalayak untuk menurutinya tanpa toleransi. Toleransi hanya berlaku dalam agama-agama lainnya, tidak dalam agama kapitalisme. Kapitalisme semena-mena dan tak dapat ditawar. Kita tak bisa menjumpai manajer bank dan berkata, &#8220;Tau tidak, bulan ini aku tak mau bayar bunga karena aku tak percaya dengannya. Aku ini sebenarnya ateis. Simpan saja bungamu, aku tak lagi mau membayar.&#8221; Mereka takkan menanggapi masalah ini dengan tingkat toleransi yang tinggi. Anda akan dipenjarakan, dan jika anda menolak, anda akan dibunuh. Sejauh inilah diin mereka. Komitmen mereka total.</p>
<p>Metode inilah pondasi kapitalisme. Jadi tak heran jika kita katakan bahwa sebagian besar yang harus diubah untuk masa depan kita adalah bagaimana Islam menjadi sebab tamatnya kapitalisme, dan bahwa kita akan memerangi kapitalisme, bukan kristen. Kristen sudah tamat. Tak tersisa. Ada sedikit sisa sepercik romantika dan semangat. Mereka tak punya syariat, bahkan tak punya apa-apa lagi. Coba anda tengok acara para evangelis (dawah kristen) di televisi, dalam lima menit saja anda akan bisa lihat hakikatnya. Yang tersisa tinggal semangat dan emosi saja. Tangan diangkat, disertai kelakuan-kelakuan buruk lainnya yang biasa mereka lakukan. Bagi yahudi pun sama saja. Dalam quran Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berkata bahwa sebagian besar dari mereka adalah ateis. Apalagi hindu, budha, atau kepercayaan baru lainnya, tentu tak perlu kita komentari karena semuanya hampa.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=29&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/29/masa-depan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obat Hati? Zikir Kunci Ketenangan+Obat Hati</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/obat-hati-zikir-kunci-ketenanganobat-hati/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/obat-hati-zikir-kunci-ketenanganobat-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 08:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/obat-hati-zikir-kunci-ketenanganobat-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam keseharian semua orang membutuhkan katenangan batin, dan untuk mendapatkan ketenangan batin bukanlah hal yang mustahil. Allah SWT mengajarkan kepada kita langkah nyata mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berdzikir �ingatlah, dengan dzikir mengingat Allah hati akan tentram� (QS. ar-Ra�d:28). Dengan selalu mengingat Allah, hati akan tentram. Sebaliknya, ketika kita jarang ingat kepada Allah, hati akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=28&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam keseharian semua orang membutuhkan katenangan batin, dan untuk mendapatkan ketenangan batin bukanlah hal yang mustahil. Allah SWT mengajarkan kepada kita langkah nyata<br />
mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berdzikir �ingatlah, dengan dzikir<br />
mengingat Allah hati akan tentram� (QS. ar-Ra�d:28). Dengan selalu mengingat<br />
Allah, hati akan tentram. Sebaliknya, ketika kita jarang ingat kepada Allah,<br />
hati akan kering dan gersang.</p>
<p><span id="more-28"></span></p>
<p>Sejauhmana kita sungguh-sungguh ingin hidup dalam<br />
ketentraman hati, maka akan sangat terlihat dari berapa banyak waktu yang kita<br />
gunakan untuk mengingat Allah. Ada orang yang ingat Allah ketika shalat saja.<br />
Itu artinya, ia akan selalu gelisah diluar shalat. Ada yang ingat Allah hanya<br />
ketika ia mendapat ancaman saja. Bahkan, ada yang benar-benar tidak tahu siapa<br />
itu Allah selama hidupnya. Orang yang tidak kenal Allah, sehebat apapun ia, dan<br />
sebanyak apapun harta yang dimilikinya, serta setinggi apapun derajatnya dimata<br />
manusia, sungguh ia akan selalu dicekam gelisah.<br />
 Sementara orang-orang yang mendalam pengenalannya terhadap Allah, hatinya<br />
selalu tertambat hanya kepada-Nya. Apapun yang ia lihat, ia dengar dan ia<br />
rasakan, selalu dikorelasikan dengan Dzat pencipta alam semesta ini. �Milik<br />
Allah semata semua yang ada di langit dan di bumi.� (QS. al-Baqarah:284) Ketika<br />
tengah merenungkan ciptaan Allah, ia menghayati benar makna ayat Al-Qur�an,<br />
�Bertasbih menyucikan Allah semua apa yang ada di langit dan dibumi.�<br />
(QS.ash-Shaff:1) Agar hati tenang dan hidup tentram, banyak-banyaklah berdzikir<br />
disertai sabar dan syukur. Dua kantong ini, yaitu sabar dan syukur dapat<br />
menghindarkan kita dari kebiasaan marah terhadap sesuatu yang mengecewakan<br />
hati. Dan hal ini memerlukan latihan-latihan. </p>
<p>Latihan pertama adalah latihan mengenal diri sendiri. Kalau seseorang ingin<br />
baik, ia terlebih dahulu harus mengetahui sesuatu yang ingin ia ubah menjadi<br />
baik. Pengetahuannya bisa ia dapatkan dari perenungan dan jawaban dari orang<br />
yang kita tanyai tentang diri kita. </p>
<p>Latihan kedua adalah upaya memperbaiki diri. Setelah kita tahu kondisi kita,<br />
maka kita usahakan untuk meminimalisasi bahkan menghilangkan kekurangan yang<br />
kita miliki. Bila perlu, kita tulis daftar semua keburukan yang kita miliki dan<br />
rumuskan formula-formula untuk memperbaikinya. </p>
<p>Upaya yang kita lakukan ini harus diiringi dengan cara meningkatkan kualitas<br />
membaca al-Qur�an dan dzikir, sebab itulah yang akan membantu kita untuk<br />
berubah menjadi baik dimata manusia dan yang paling penting baik di hadapan<br />
Allah. Setelah itu carilah lingkungan yang kondusif yang dapat membantu kita<br />
untuk selalu istiqamah dalam usaha mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=28&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/obat-hati-zikir-kunci-ketenanganobat-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hati sebagai sensor kehidupan</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/hati-sebagai-sensor-kehidupan/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/hati-sebagai-sensor-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 07:56:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/hati-sebagai-sensor-kehidupan/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang manusia kadang menjadi orang yang sangat percaya diri, rajin, teratur, dan berbagai bentuk yang baik lainnya. tapi di suatu titik mungkin manusia teresebut akan berubah 180 derajat. dari seorang yang percaya diri akan berubah menjadi seorang yang sangat tidak percaya akan kemampuan dirinya. dari seorang yang rajin berubah menjadi seorang pemalas. saya pun tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=26&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang manusia kadang menjadi orang yang sangat percaya diri, rajin, teratur, dan berbagai bentuk yang baik lainnya. tapi di suatu titik mungkin manusia teresebut akan berubah 180 derajat. dari seorang yang percaya diri akan berubah menjadi seorang yang sangat tidak percaya akan kemampuan dirinya. dari seorang yang rajin berubah menjadi seorang pemalas. saya pun tak luput dari semua itu.</p>
<p><span id="more-26"></span></p>
<p>Semua kejadian di atas bisa menjadi siklus harian, mingguan, bulanan, ataupun tahunan. tergantung dari tiap individu. ketika diamati ternyata semuanya berhubungan dengan keadaan hati kita. kalo saya boleh menyebutnya ini sebagai penyakit hati. begitu juga dengan fisik kita yang bisa sakit, hati juga demikian. saat beberapa keperluan atau kebutuhan hati kita abaikan maka hatipun akan menjadi sakit dengan ditandai perubahan yang sudah disebut diatas. ketika hati sakit seluruh kegiatan akan terganggu seperti saat sakitnya fisik kita.</p>
<p>Hati seorang muslim yang masih sehat akan sangat terasa perubahannya ketika terjadi penurunan tingkat keimanan. berbeda dengan hati yang sudah mati. jiha hati sudah mati maka perubahan pada tingkat keimanan kita atau ibadah kita tidak bisa dirasakan lagi. dosa dosapun meski dilakukan tak akan terasa efeknya lagi. bersyukurlah wahai kawan yang masih mempunya hati yang masih hidup meski kadang sakit.</p>
<p>Semakin sehat hati kita, semakin sensitif pula merespon semua bentuk perbuatan yang kita lakukan. jika dalam suatu saat kita mengalami penurunan tingkat keimanan kita maka hati akan segera memberi respon atau tanda kepada kita. kita harus segera sadar ketika tiba tiba kita manjadi kurang percaya diri, susah belajar, atau datangnya ketakutan yang tanpa sebab. itu semua signal yang diberikan oleh hati kita atas semua perbuatan yang kita lakukan. segera kita koreksi keimanan kita, dan ibadah kita. biasanya akan kita temukan suatu penurunan baik dalam kualitas maupun kuantitas ibadah atau keimanan kita.</p>
<p>Setelah kita mendapatkankanya segera kita perbaiki kembali agar hati kita segera sehat. jangan lupa selalu berdoa kepada Allah zat yang membolak balikan hati. berdoalah agar kita selalu diberikan hati yang sehat. karena dengan hati yang sehatlah kita bisa mencapai indahnya hidup di dunia dan kehidupan setelah kita mati.</p>
<p>Jagalah sensor yang telah Allah berikan kepada kita dengan baik. karena sensor inilah yang akan menjadi pengingat kita dalam kehidupan ini.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=26&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/hati-sebagai-sensor-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Azab Kaum nasrani</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/azab-kaum-nasrani/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/azab-kaum-nasrani/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 06:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/azab-kaum-nasrani/</guid>
		<description><![CDATA[Abdullah berkata, Saya mendengar Abu Burdah menceritakan kepada Umar bin Abdul Aziz dari ayahnya Abu Musa al-Asy&#8217;ari, dia berkata, Rasulullah saw. Bersabda, &#8220;Jika hari kiamat tiba, maka para nabi dan umatnya diseru. Maka diserulah Isa. Allah telah menuturkan nikmat yang telah dianugerahkan kepadanya dan Isa pun mengakuinya. Allah berfirman, &#8220;Hai Isa putra Maryam, ingatlah akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=25&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdullah berkata, Saya mendengar Abu Burdah menceritakan kepada Umar bin Abdul Aziz dari ayahnya Abu Musa al-Asy&#8217;ari, dia berkata, Rasulullah saw. Bersabda, &#8220;Jika hari kiamat tiba, maka para nabi dan umatnya diseru. Maka diserulah Isa. Allah telah menuturkan nikmat yang telah dianugerahkan kepadanya dan Isa pun mengakuinya. Allah berfirman, &#8220;Hai Isa putra Maryam, ingatlah akan nikmat-Ku yang diberikan kepadamu dan kepada ibumu.&#8217; Kemudian Allah berfirman, `Adakah kamu mengatakan kepada manusia, `Jadikanlah aku dan ibuku dua tuhan selain Allah.&#8221; Isa menolak bahwa dirinya mengatakan demikian. Lalu ditampilkan kaum Nasrani dan ditanya. Maka mereka menjawab, `Benar, Isa menyuruh kami berbuat demikan.&#8217; Nabi bersabda, `Maka rambut Isa menjadi panjang. Lalu setiap malaikat memegang sehelai rambut kepala dan bulu tubuh Isa. Kemudian Isa menjadikan kaum Nasrani duduk memeluk lutut dihadapan Allah selama seribu tahun sebelum ditegakkan hujjah yang mengalahkan mereka, diangkat ke tiang salib dan digiring ke neraka,&#8217;</p>
<p><span id="more-25"></span></p>
<p>&#8220;Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: &#8220;Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: &#8220;Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?&#8221; Isa menjawab: &#8220;Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib&#8221;.Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: &#8220;Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu&#8221;, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (al-Maa-idah:116-118)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=25&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/azab-kaum-nasrani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibadah Puasa</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/ibadah-puasa/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/ibadah-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 05:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/ibadah-puasa/</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; Wahai orang-orang yang beriman, telah wajib ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semuga kamu menjadi orang yang bertakwa.&#8221; Surah Al Baqarah, ayat 183 Ditegaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad, An- Nasa&#8217;i dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah, yang bermaksud: &#8220;Sesungguhnya telah datang kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=22&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8221; Wahai orang-orang yang beriman, telah wajib ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semuga kamu menjadi orang yang bertakwa.&#8221;<br />
Surah Al Baqarah, ayat 183</p>
<p><span id="more-22"></span></p>
<p>Ditegaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad, An- Nasa&#8217;i dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah, yang bermaksud:</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya telah datang kepada kamu bulan Ramadhan bulan yang penuh berkat. Allah telah fardhukan ke atas kamu berpuasa padanya. Sepanjang bulan Ramadhan itu dibuka segala pintu Syurga dan ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala syaitan&#8230;&#8230;.&#8221;</p>
<p>PENGERTIAN PUASA<br />
 &#8211; Puasa ertinya menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa, mulai terbit fajar hinggalah terbenam matahari.</p>
<p>PUASA WAJIB<br />
 &#8211; Puasa bulan Ramadan, puasa kifarat dan puasa nazar.</p>
<p>PUASA SUNAT<br />
 &#8211; Puasa enam hari pada bulan Syawal<br />
 &#8211; Puasa hari Arafah<br />
 &#8211; Puasa Hari Asyura pada 10 Muharam<br />
 &#8211; Puasa bulan Syaaban<br />
 &#8211; Puasa Isnin dan Khamis<br />
 &#8211; Puasa tengah bulan iaitu 13,14,15 pada tiap-tiap bulan qamaria (tahun Hijrah)</p>
<p>PUASA MAKRUH<br />
 &#8211; Puasa yang terus menerus sepanjang masa<br />
 &#8211; Tidak termasuk dua hari raya dan hari tasyriq</p>
<p>PUASA HARAM<br />
 &#8211; Puasa pada hari raya pertama Idil Fitri<br />
 &#8211; Puasa pada hari raya pertama Haji<br />
 &#8211; Puasa tiga hari sesudah hari raya haji atau hari tasyriq iaitu pada 11,12, dan 13 Zulhijjah.</p>
<p>SYARAT WAJIB PUASA<br />
 &#8211; Berakal<br />
 &#8211; Akhir Baligh (Cukup umur)<br />
 &#8211; Kuat atau mampu mengerjakan puasa</p>
<p>SYARAT SAH PUASA<br />
 &#8211; Islam<br />
 &#8211; Mumayyiz (dapat membezakan yang baik dan buruk)<br />
 &#8211; Suci daripada haid dan nifas<br />
 &#8211; Dalam waktu yang dibolehkan berpuasa.</p>
<p>RUKUN PUASA<br />
 &#8211; Berniat &#8211; Pada malam selama bulan Ramadhan hendaklah berniat di dalam hati bahawa kita akan mengerjakan puasa pada hari esok.<br />
 &#8211; Menahan diri daripada segala yang membatalkan semenjak terbit fajar sampai terbenam matahari.</p>
<p>PERKARA YANG MEMBATALKAN PUASA<br />
 &#8211; Makan dan minum dengan sengaja<br />
 &#8211; Muntah dengan sengaja<br />
 &#8211; Bersetubuh tanpa keluar mani pada siang hari bulan Ramadhan<br />
 &#8211; Keluar darah haid atau nifas<br />
 &#8211; Gila<br />
 &#8211; Keluar mani akibat bersetubuh dengan perempuan. Tetapi keluar mani kerana bermimpi tidak membatalkan puasa.</p>
<p>ORANG YANG DIIZINKAN BERBUKA ATAU TIDAK BERPUASA<br />
 &#8211; Orang yang sakit<br />
 &#8211; Orang yang dalam perjalanan jarak jauh melebihi 52 batu atau 80.64 km.<br />
 &#8211; Orang tua yang sudah lemah<br />
 &#8211; Orang yang hamil dan orang yang menyusukan anak.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=22&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/23/ibadah-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syariat Islam</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/22/syariat-islam/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/22/syariat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2007 19:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/22/syariat-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Syariat Islam adalah ajaran Islam yang membicarakan amal manusia baik sebagai makluk ciptaan Allah maupun hamba Allah. Terkait dengan susunan tertib Syari&#8217;at, Al Quran Surat Al Ahzab ayat 36 mengajarkan bahwa sekiranya Allah dan RasulNya sudah memutuskan suatu perkara, maka umat Islam tidak diperkenankan mengambil ketentuan lain. Oleh sebab itu secara implisit dapat dipahami bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=20&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Syariat Islam</strong> adalah ajaran Islam yang membicarakan amal manusia baik sebagai makluk ciptaan Allah maupun hamba Allah.</p>
<p>Terkait dengan susunan tertib Syari&#8217;at, Al Quran Surat Al Ahzab ayat 36 mengajarkan bahwa sekiranya Allah dan RasulNya sudah memutuskan suatu perkara, maka umat Islam tidak diperkenankan mengambil ketentuan lain. Oleh sebab itu secara implisit dapat dipahami bahwa jika terdapat suatu perkara yang Allah dan RasulNya belum menetapkan ketentuannya maka umat Islam dapat menentukan sendiri ketetapannya itu. Pemahaman makna ini didukung oleh ayat dalam Surat Al Maidah QS 5:101 yang menyatakan bahwa hal-hal yang tidak dijelaskan ketentuannya sudah dimaafkan Allah.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p>Dengan demikian perkara yang dihadapi umat Islam dalam menjalani hidup beribadahnya kepada Allah itu dapat disederhanakan dalam dua kategori, yaitu apa yang disebut sebagai perkara yang termasuk dalam kategori Asas Syara&#8217; dan perkara yang masuk dalam kategori Furu&#8217; Syara&#8217;.</p>
<p>    <strong>* Asas Syara&#8217;</strong></p>
<p>Yaitu perkara yang sudah ada dan jelas ketentuannya dalam Al Quran atau Al Hadits. Kedudukannya sebagai Pokok Syari&#8217;at Islam dimana Al Quran itu Asas Pertama Syara&#8217; dan Al Hadits itu Asas kedua Syara&#8217;. Sifatnya, pada dasarnya mengikat umat Islam seluruh dunia dimanapun berada, sejak kerasulan Nabi Muhammad saw hingga akhir zaman, kecuali dalam keadaan darurat.</p>
<p>Keadaan darurat dalam istilah agama Islam diartikan sebagai suatu keadaan yang memungkinkan umat Islam tidak mentaati syari&#8217;at Islam, ialah keadaan yang terpaksa atau dalam keadaan yang membahayakan diri secara lahir dan batin, dan keadaan tersebut tidak diduga sebelumnya atau tidak diinginkan sebelumnya, demikian pula dalam memanfaatkan keadaan tersebut tidak berlebihan. Jika keadaan darurat itu berakhir maka segera kembali kepada ketentuan syari&#8217;at yang berlaku.</p>
<p>    <strong>* Furu&#8217; Syara&#8217;</strong></p>
<p>Yaitu perkara yang tidak ada atau tidak jelas ketentuannya dalam Al Quran dan Al Hadist. Kedudukannya sebaga Cabang Syari&#8217;at Islam. Sifatnya pada dasarnya tidak mengikat seluruh umat Islam di dunia kecuali diterima Ulil Amri setempat sebagai peraturan / perundangan yang berlaku dalam wilayah kekuasaanya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=20&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/22/syariat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wanita Berjilbab</title>
		<link>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/21/wanita-berjilbab/</link>
		<comments>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/21/wanita-berjilbab/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 09:34:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blueghie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/21/wanita-berjilbab/</guid>
		<description><![CDATA[Ingin Cantik? Berjilbablah! Memakai jilbab diyakini bukan sekedar perintah Allah. Jilbab merupakan simbol bahwa Islam memandang wanita sebagai makhluk yang dimuliakan. Di samping itu, memakai jilbab akan melahirkan aura kecantikan. Baik cantik secara batin (spiritual) maupun lahir (sosial). Berkaitan dengan kecantikan lahir batin wanita berjilbab, Dr Husein Syahatah (1998), mengungkapkan aspek spiritual dan sosial wanita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=12&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ingin Cantik? Berjilbablah!</strong></p>
<p><a href="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/muslimah.jpg" title="muslimah"></p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/muslimah.thumbnail.jpg?w=450" alt="muslimah" /></p>
<p></a></p>
<p>Memakai jilbab diyakini bukan sekedar perintah Allah. Jilbab merupakan simbol bahwa Islam memandang wanita sebagai makhluk yang dimuliakan. Di samping itu, memakai jilbab akan melahirkan aura kecantikan. Baik cantik secara batin (spiritual) maupun lahir (sosial).</p>
<p><span id="more-12"></span></p>
<p>Berkaitan dengan kecantikan lahir batin wanita berjilbab, Dr Husein Syahatah (1998), mengungkapkan aspek spiritual dan sosial wanita berjilbab. Pertama, jilbab adalah suatu ketaatan kepada Allah. Wanita muslimah yang bertakwa adalah yang menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Bagaimana mungkin seorang wanita muslimah mengakui bahwa dia berserah diri kepada Allah, rela Allah sebagai Tuhannya dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulnya, sementara dia tidak menjalankan perintah-Nya?</p>
<p>Kedua, jilbab berarti membiasakan menghiasi dengan rasa malu. Jika seorang wanita telah kehilangan rasa malunya atau tidak dapat menjaganya, maka tidak diragukan lagi bahwa dia telah tersesat dan menjauhi sifat &#8216;iffah. Sedikit rasa malu merupakan ukuran sedikitnya iman seseorang, dan jika rasa malu bertambah, bertambah pula keimanannya.</p>
<p>Ketiga, jilbab mengekang hawa nafsu seksual. Nafsu senantiasa mendorong manusia pada kejahatan. Jalan menuju surga diliputi duri dan jalan menuju neraka itu diliputi kesenangan. Wanita muslimah yang dapat mengalahkan naluri berhias, gemar pamer, serta dapat memalingkan pandangan, dia akan mampu pula mengalahkan hawa nafsunya.</p>
<p>Keempat, jilbab mengekang hawa nafsu untuk memamerkan diri dan menonjolkan egoisme. Wanita muslimah yang berjilbab akan mampu memfokuskan kecantikan dirinya hanya kepada suami, karena menghormati hak-hak suami merupakan hal yang diperintahkan Islam. Dengan demikian, dia akan mampu menjauhi tingkah laku yang menyakiti suami.</p>
<p>Kelima, jilbab berarti melindungi masyarakat dari penyakit sosial. Perzinahan, penceraian, runtuhnya keluarga, tersebarnya kejahatan, lahirnya anak-anak di luar nikah, dan kebiasaan meminum khamar merupakan penyakit-penyakit sosial yang ditimbulkan karena adanya wanita tidak berjilbab. Dengan demikian, wanita yang berjilbab telah melindungi masyarakat dari penyakit-penyakit sosial.</p>
<p>Keenam, jilbab berarti melindungi generasi muda dari kebebasan seksual. Tindakan seksual bebas antara pemuda dan pemudi merupakan hal yang dilarang, dan hal itu biasanya dipicu oleh keberadaan wanita yang tidak berjilbab atau memakai pakaian yang tidak senonoh. Di antara jalan untuk menghindari tindak sosial seperti itu adalah menjauhi wanita yang tidak berjilbab, menjauhi sumber fitnah, berpuasa dan mengingat Allah.</p>
<p>Ketentuan Memakai Jilbab</p>
<p>Cara memakai jilbab agar kelihatan cantik sudah diatur dalam Al-Qur&#8217;an. Pertama, menutupi aurat. Al-Qur&#8217;an surat Al-Ahzab ayat 59 merupakan intruksi dari Allah SWT tentang cara seorang muslimah memakai jilbab. &#8220;Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu&#8230;&#8221; (QS. Al-Ahzab [33] : 59).</p>
<p>Kedua, batas aurat. Menurut Asma binti Abu Bakar, Rasulullah telah menjelaskan bahwa wanita itu wajib menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telepak tangannya. Menurut Ibnu Taimiyah, diksi &#8220;perhiasan&#8221; yang dimaksud adalah wajah dan telapak tangan. Dengan demikian, Ibnu Taimiyah tidak mewajibkan cadar bagi seorang wanita, sebab yang diwajibkan menurut beliau adalah berjilbab. Pendapat ini, senada dengan fatwa Hasan al-Bishri. Beliau mengungkapkan, &#8220;Yang dimaksud perhiasaan ialah wajah dan pakaian.&#8221; Demikian pun pendapat Yusuf Qardhawi beliau menyimpulkan batas aurat wanita yang wajib ditutupi adalah seluruh tubuh selain wajah dan telapak tangan.</p>
<p>Ketiga, Allah SWT memerintahkan wanita untuk menahan pandangannya dan melarang menampakkan perhiasan kecuali pada mahramnya. &#8220;&#8230; dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.&#8221; (QS. An-Nuur [24] : 31).</p>
<p>Atas dasar itu, maka seorang muslimah dalam menggunakan jilbab harus merujuk pada ketentuan yang telah ditetapkan Allah. Sehingga tidak akan terdengar sebuah ungkapan ironis tentang jilbab gaul atau memakai jilbab tetapi telanjang. Na&#8217;udzubillah!</p>
<p>Akhirnya, dengan memakai jilbab selain sebagai bukti keimanan dan ketakwaan seorang muslimah. Juga diyakini berjilbab akan melahirkan kecantikan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nenkmey.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nenkmey.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nenkmey.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nenkmey.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nenkmey.wordpress.com&amp;blog=1266948&amp;post=12&amp;subd=nenkmey&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nenkmey.wordpress.com/2007/06/21/wanita-berjilbab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c68c752e1b5fbb2fd0fd2b740d10f79?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">blueghie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nenkmey.files.wordpress.com/2007/06/muslimah.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">muslimah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
